Kebudayaan dan adat istiadat masyarakat bengkah.

Bengkah sebelum mbah dimyathi datang

BENGKAH SEBELUMKH.ABDULLOH DIMYATHI DATANG


       Desa bengkah memang sudah ada jauh sebelum simbah KH. Abdulloh dimyathi
datang dan menetap di desa bengkah ini . Namun memang kebesaran nama beliau tidak bisa di pisahkan dengan desa bengkah . Pada artikel ini akan penulis bahas tentang sisi keagamaan penduduk desa bengkah sebelum kedatangan beliau .
        Penduduk desa bengkah mayoritas dan bahkan seluruhnya beragama islam . Dan Menurut cerita dari narasumber yang penulis temui sebelum KH. Abdulloh dimyathi datang ke desa ini penduduk desa mayoritas sudah memeluk agama islam . Namun belum seluruhnya menjalankan ajaran agama islam . Karena memang jaman dahulj penduduk desa lebih mementingkan mencari pangan sebagai sumber penghidupan . " jaman biyen sandang pangan larang "  tutur mbah K
. Bakoh kepada penulis .
       Penduduk desa juga sudah membangun beberapa surau surau sebagai tempat beribadah . Namun memang jumlah nya hanya tiga atau empat tempat saja . Hal itu menunjukan penduduk desa sudah ada yang memeluk islam meski hanya sebagian saja dan juga karena desa bengkah belum mempunyai sosok pemuka agama dalam penyebarannya . 
       Sampai akhirnya KH. Abdulloh dimyathi datang dan menetap di desa ini memasukkan nilai nilai ajaran islam dalam kehidupan sehari . Penduduk desa pun mulai mengamalkan ajaran agama islam . Seningga pada saat itu desa bengkah menjadi salah satu pusat penyebaran agama islam . Banyak lembaga pendidikan yang pada masa itu lebih di kenal dengan pondok sudah berdiri dan menjadi pusat pendidikan agama islam bukan hanya bagi penduduk desa bengkah dan sekitarnya tp banyak dari daerah lain datang ke desa ini untuk memperdalam ilmu agama islam .
       

0 Responses to “Bengkah sebelum mbah dimyathi datang”

Posting Komentar